Proses Bisnis Di Bidang TJKT



 

A. Pengertian Proses Bisnis

Apa itu Proses Bisnis?

Proses bisnis adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan secara terstruktur dan saling berhubungan untuk menghasilkan suatu produk atau layanan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Setiap aktivitas memiliki tujuan tertentu sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.Pada bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), proses bisnis merupakan tahapan yang dilakukan oleh perusahaan atau penyedia jasa mulai dari menerima permintaan pelanggan, menganalisis kebutuhan, merancang solusi, melakukan instalasi jaringan, hingga memberikan layanan purna jual (after sales service).Dengan memahami proses bisnis, seorang lulusan TJKT tidak hanya mampu memasang perangkat jaringan, tetapi juga memahami bagaimana sebuah perusahaan teknologi memberikan pelayanan yang profesional kepada pelanggan.

Mengapa Proses Bisnis Penting?

Sebuah perusahaan tidak dapat bekerja tanpa proses yang jelas. Jika tidak ada prosedur kerja yang baik, maka akan terjadi berbagai masalah, seperti:

  • Pekerjaan menjadi tidak teratur.
  • Pelanggan merasa tidak puas.
  • Biaya operasional meningkat.
  • Waktu penyelesaian pekerjaan menjadi lebih lama.
  • Kualitas layanan menurun.

Sebaliknya, jika proses bisnis berjalan dengan baik maka perusahaan akan memperoleh keuntungan, pelanggan menjadi puas, dan reputasi perusahaan semakin baik.

Contoh Perusahaan di Bidang TJKT

Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang TJKT antara lain:

  • Penyedia layanan internet (ISP)
  • Perusahaan instalasi jaringan komputer
  • Perusahaan penyedia CCTV
  • Perusahaan Data Center
  • Cloud Computing Provider
  • System Integrator
  • Managed Service Provider
  • Perusahaan Telekomunikasi

Contoh Kasus

Sebuah sekolah ingin memasang jaringan internet untuk seluruh ruang kelas.

Tahapan yang dilakukan perusahaan:

  1. Sekolah menghubungi perusahaan.
  2. Customer Service menerima permintaan.
  3. Marketing bertemu dengan pihak sekolah.
  4. Network Engineer melakukan survei.
  5. Dibuat desain jaringan.
  6. Sekolah menyetujui penawaran.
  7. Teknisi melakukan instalasi.
  8. Dilakukan pengujian jaringan.
  9. Sekolah menggunakan layanan.
  10. Perusahaan memberikan layanan pemeliharaan.

B. MERENCANAKAN KEBUTUHAN PELANGGAN

Pengertian

Merencanakan kebutuhan pelanggan adalah proses mengidentifikasi dan memahami apa yang dibutuhkan pelanggan sebelum perusahaan memberikan solusi.Dalam dunia kerja TJKT, kebutuhan setiap pelanggan berbeda-beda sehingga perusahaan harus melakukan analisis terlebih dahulu.

Misalnya:

Sekolah membutuhkan:

  • WiFi
  • CCTV
  • Server CBT
  • Hotspot Guru
  • Hotspot Siswa

Sedangkan sebuah hotel membutuhkan:

  • WiFi setiap kamar
  • IPTV
  • CCTV
  • Sistem Reservasi
  • VoIP

Artinya solusi yang diberikan tidak boleh disamakan.

Tahapan Analisis Kebutuhan Pelanggan

1. Mendengarkan Kebutuhan

Teknisi atau marketing melakukan wawancara kepada pelanggan.

Contoh pertanyaan:

  • Berapa jumlah pengguna?
  • Berapa luas bangunan?
  • Berapa lantai?
  • Apakah membutuhkan server?
  • Apakah membutuhkan CCTV?
  • Berapa kecepatan internet yang diinginkan?

2. Survey Lokasi

Survey dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Yang diperiksa:

  • Jalur kabel
  • Kondisi listrik
  • Posisi Access Point
  • Lokasi Rack Server
  • Gangguan sinyal
  • Denah bangunan

3. Analisis

Data hasil survey kemudian dianalisis.

Contoh:

Jumlah pengguna = 300 orang

Bandwidth minimal = 500 Mbps

Access Point = 15 unit

Switch = 5 unit

Router = 1 unit

Server = 2 unit

4. Menentukan Solusi

Setelah semua data diperoleh maka perusahaan menentukan solusi terbaik.

Misalnya:

  • Router MikroTik
  • Switch Managed
  • Access Point WiFi 6
  • Fiber Optic Backbone
  • CCTV IP Camera

C. STRATEGI IMPLEMENTASI BISNIS

Pengertian

Strategi implementasi bisnis adalah langkah-langkah yang dilakukan perusahaan agar solusi yang telah dirancang dapat diterapkan secara efektif sesuai kebutuhan pelanggan.Implementasi tidak hanya berarti memasang perangkat, tetapi juga memastikan bahwa semua pekerjaan berjalan sesuai jadwal, anggaran, dan standar kualitas.

Tahapan Implementasi

1. Persiapan

Menyiapkan:

  • Peralatan
  • Kabel
  • Router
  • Switch
  • Access Point
  • Laptop konfigurasi

2. Instalasi

Melakukan pemasangan perangkat sesuai desain jaringan.

3. Konfigurasi

Mengatur:

  • IP Address
  • DHCP
  • Firewall
  • NAT
  • VLAN
  • Wireless

4. Pengujian

Melakukan pengujian:

  • Ping
  • Internet
  • DHCP
  • WiFi
  • Kecepatan jaringan

5. Dokumentasi

Semua konfigurasi disimpan.

Isi dokumentasi:

  • Topologi
  • IP Address
  • Password Admin
  • Foto Instalasi
  • Lokasi perangkat

6. Serah Terima

Perusahaan menyerahkan hasil pekerjaan kepada pelanggan.

Biasanya dilakukan:

  • Demonstrasi
  • Penjelasan penggunaan
  • Penandatanganan berita acara

D. INDIKATOR KEPUASAN PELANGGAN

Pengertian

Kepuasan pelanggan merupakan tingkat perasaan pelanggan setelah membandingkan hasil layanan yang diterima dengan harapan mereka. Jika layanan melebihi harapan maka pelanggan akan merasa puas. Sebaliknya, jika layanan tidak sesuai harapan maka pelanggan akan merasa kecewa.

Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan

1. Kualitas Layanan

Contoh:

Internet stabil.

2. Ketepatan Waktu

Pekerjaan selesai sesuai jadwal.

3. Keramahan

Teknisi bersikap sopan.

4. Kecepatan Respon

Komplain segera ditangani.

5. Harga

Harga sesuai kualitas.

6. After Sales Service

Masih membantu pelanggan setelah instalasi selesai.

Contoh Penilaian Kepuasan Pelanggan

IndikatorSangat Baik    Baik    Cukup    Kurang
Kecepatan Instalasi    
Kualitas Internet    
Keramahan Teknisi    
Dokumentasi    
Respon Komplain    


Contoh Project Based Learning (PjBL)

Judul Proyek: Membangun Solusi Jaringan untuk Sebuah Sekolah

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap anggota memerankan posisi dalam sebuah perusahaan IT, seperti Marketing, Customer Service, Network Engineer, Teknisi, Quality Control, dan Pelanggan. Setiap kelompok menerima studi kasus yang berbeda (misalnya sekolah, kantor, hotel, atau rumah sakit), kemudian melakukan wawancara kebutuhan pelanggan, membuat desain jaringan sederhana, menyusun rencana implementasi, dan mempresentasikan solusi yang diusulkan. Setelah presentasi, kelompok lain berperan sebagai pelanggan yang memberikan penilaian berdasarkan indikator kepuasan pelanggan.




Post a Comment

0 Comments