Materi Firewall Filter & NAT pada MikroTik
Kompetensi Dasar
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Memahami konsep Firewall pada MikroTik.
- Memahami fungsi Firewall Filter.
- Memahami fungsi NAT (Network Address Translation).
- Membuat konfigurasi Firewall Filter dasar.
- Membuat konfigurasi NAT untuk akses internet.
- Menguji hasil konfigurasi Firewall dan NAT.
BAB 1. Pengertian Firewall
Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengontrol lalu lintas (traffic) data yang masuk maupun keluar berdasarkan aturan (rule) tertentu.
Pada MikroTik, Firewall berada pada menu:
IP → Firewall
Firewall bekerja dengan cara:
- Mengizinkan (Accept)
- Menolak (Drop)
- Menolak dengan pemberitahuan (Reject)
suatu paket data berdasarkan alamat IP, port, protokol, interface, maupun kondisi koneksi.
Fungsi Firewall
Firewall memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
- Melindungi jaringan dari akses yang tidak sah.
- Memblokir serangan dari luar.
- Membatasi akses pengguna.
- Mengontrol lalu lintas data.
- Mengamankan layanan router.
Contoh:
- Blokir Facebook
- Blokir Game Online
- Blokir Ping
- Membatasi akses Winbox
- Memblokir port tertentu
Struktur Firewall MikroTik
Firewall MikroTik terdiri dari beberapa bagian.
IP └── Firewall ├── Filter Rules ├── NAT ├── Mangle ├── Raw ├── Address List ├── Connections └── Service Ports
Pada materi ini fokus pada:
- Firewall Filter
- NAT
BAB 2. Firewall Filter
Firewall Filter adalah fitur yang digunakan untuk menyaring paket data berdasarkan aturan tertentu.
Menu:
IP ↓ Firewall ↓ Filter Rules
Firewall Filter bekerja berdasarkan urutan rule dari atas ke bawah.
Jika rule pertama cocok, maka rule berikutnya tidak akan diproses.
Chain pada Firewall Filter
Ada tiga chain utama.
1. Input
Digunakan untuk paket yang menuju Router MikroTik.
Contoh:
- Login Winbox
- SSH
- Ping ke Router
- WebFig
Laptop │ ▼ Router
2. Forward
Digunakan untuk paket yang hanya melewati router.
Contoh:
Internet │ Router │ Komputer
Firewall akan memeriksa paket yang diteruskan.
3. Output
Digunakan untuk paket yang dibuat oleh router.
Misalnya:
- Router melakukan Ping
- Router melakukan Update
- Router mengirim Email
Action pada Firewall
Action menentukan apa yang dilakukan terhadap paket.
Beberapa action:
| Action | Fungsi |
|---|---|
| Accept | Mengizinkan paket |
| Drop | Membuang paket |
| Reject | Menolak paket dengan balasan |
| Log | Menyimpan log |
Contoh Firewall Filter
Mengizinkan koneksi yang sudah terbentuk
Chain : Input Connection State : Established, Related Action : Accept
CLI
/ip firewall filter add chain=input connection-state=established,related action=accept
Memblokir Ping ke Router
Chain : Input Protocol : ICMP Action : DropCLI
/ip firewall filter add chain=input protocol=icmp action=dropMemblokir Winbox dari Internet
Port Winbox:
8291CLI
/ ip firewall filter add chain=input protocol=tcp dst-port=8291 in-interface=WAN action=dropMemblokir Website Berdasarkan IP
Misalnya:
8.8.8.8CLI
/ip firewall filter add chain=forward dst-address=8.8.8.8 action=dropBAB 3. NAT (Network Address Translation)
NAT adalah teknik menerjemahkan alamat IP dari jaringan lokal ke jaringan publik atau sebaliknya.
Fungsi NAT
- Menghubungkan jaringan LAN ke Internet.
- Menghemat penggunaan IP Publik.
- Menyembunyikan IP lokal.
- Mempermudah pengelolaan jaringan.
Jenis NAT pada MikroTik
1. Source NAT (srcnat)
Mengubah alamat IP sumber.
Paling sering digunakan untuk akses Internet.
2. Destination NAT (dstnat)
Mengubah alamat tujuan.
Biasanya digunakan untuk:
- Web Server
- CCTV
- Game Server
- Remote Desktop
BAB 4. Masquerade
Masquerade merupakan bentuk Source NAT yang paling umum digunakan pada jaringan dengan IP publik dinamis (misalnya dari ISP).
Konfigurasi Masquerade
GUI
IP -> Firewall -> NAT -> +Isi:
Chain : srcnat Out Interface : ether1-WAN Action : masqueradeCLI
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masqueradeCara Kerja Masquerade
Misal:
PC 192.168.10.10Saat keluar internet berubah menjadi
36.xxx.xxx.xxxKetika balasan datang,
Router mengembalikan lagi menjadi
192.168.10.10BAB 5. Destination NAT
Digunakan untuk mengakses server lokal dari Internet.
Contoh:
Server Web
192.168.10.5IP Public
36.xxx.xxx.xxxPort
80Semua akses ke:
36.xxx.xxx.xxx:80akan diarahkan ke
192.168.10.5CLI
/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=dst-nat to-addresses=192.168.10.5 to-ports=80BAB 6. Perbedaan Firewall dan NAT
Firewall Filter NAT Mengontrol paket Menerjemahkan alamat IP Fokus pada keamanan Fokus pada translasi alamat Bisa Accept/Drop Mengubah IP atau Port Digunakan untuk filtering Digunakan untuk koneksi internet dan port forwarding BAB 7. Contoh Topologi
Internet │ IP Publik ISP │ ether1 (WAN) MikroTik Router ether2 (LAN) │ Switch / Hub ┌──────────┴──────────┐ PC-1 PC-2 192.168.10.2 192.168.10.3BAB 8. Tips Keamanan Firewall MikroTik
- Selalu izinkan koneksi
establisheddanrelatedsebelum rule lainnya.- Blokir akses administrasi (Winbox, SSH, WebFig) dari jaringan WAN jika tidak diperlukan.
- Gunakan Address List untuk mengelompokkan IP yang dipercaya atau diblokir.
- Susun rule dari yang paling spesifik ke yang lebih umum agar proses pemeriksaan lebih efisien.
- Lakukan backup konfigurasi sebelum mengubah rule firewall.

0 Comments