Firewall Filter & NAT pada mikrotik_part 2

 



Materi Firewall Filter & NAT pada MikroTik

Kompetensi Dasar

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami konsep Firewall pada MikroTik.
  • Memahami fungsi Firewall Filter.
  • Memahami fungsi NAT (Network Address Translation).
  • Membuat konfigurasi Firewall Filter dasar.
  • Membuat konfigurasi NAT untuk akses internet.
  • Menguji hasil konfigurasi Firewall dan NAT.

BAB 1. Pengertian Firewall

Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengontrol lalu lintas (traffic) data yang masuk maupun keluar berdasarkan aturan (rule) tertentu.

Pada MikroTik, Firewall berada pada menu:

IP → Firewall

Firewall bekerja dengan cara:

  • Mengizinkan (Accept)
  • Menolak (Drop)
  • Menolak dengan pemberitahuan (Reject)

suatu paket data berdasarkan alamat IP, port, protokol, interface, maupun kondisi koneksi.

Fungsi Firewall

Firewall memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:

  • Melindungi jaringan dari akses yang tidak sah.
  • Memblokir serangan dari luar.
  • Membatasi akses pengguna.
  • Mengontrol lalu lintas data.
  • Mengamankan layanan router.

Contoh:

  • Blokir Facebook
  • Blokir Game Online
  • Blokir Ping
  • Membatasi akses Winbox
  • Memblokir port tertentu

Struktur Firewall MikroTik

Firewall MikroTik terdiri dari beberapa bagian.

IP
 └── Firewall
      ├── Filter Rules
      ├── NAT
      ├── Mangle
      ├── Raw
      ├── Address List
      ├── Connections
      └── Service Ports

Pada materi ini fokus pada:

  • Firewall Filter
  • NAT

BAB 2. Firewall Filter

Firewall Filter adalah fitur yang digunakan untuk menyaring paket data berdasarkan aturan tertentu.

Menu:

IP
  ↓
Firewall
  ↓
Filter Rules

Firewall Filter bekerja berdasarkan urutan rule dari atas ke bawah.

Jika rule pertama cocok, maka rule berikutnya tidak akan diproses.

Chain pada Firewall Filter

Ada tiga chain utama.

1. Input

Digunakan untuk paket yang menuju Router MikroTik.

Contoh:

  • Login Winbox
  • SSH
  • Ping ke Router
  • WebFig
Laptop
    │
    ▼
Router

2. Forward

Digunakan untuk paket yang hanya melewati router.

Contoh:

Internet
    │
Router
    │
Komputer

Firewall akan memeriksa paket yang diteruskan.

3. Output

Digunakan untuk paket yang dibuat oleh router.

Misalnya:

  • Router melakukan Ping
  • Router melakukan Update
  • Router mengirim Email

Action pada Firewall

Action menentukan apa yang dilakukan terhadap paket.

Beberapa action:

ActionFungsi
Accept          Mengizinkan paket
Drop          Membuang paket
Reject          Menolak paket dengan balasan
Log          Menyimpan log

Contoh Firewall Filter

Mengizinkan koneksi yang sudah terbentuk

Chain : Input
Connection State : Established, Related
Action : Accept

CLI

/ip firewall filter
add chain=input connection-state=established,related action=accept

Memblokir Ping ke Router

Chain : Input
Protocol : ICMP
Action : Drop

CLI

/ip firewall filter
add chain=input protocol=icmp action=drop

Memblokir Winbox dari Internet

Port Winbox:

8291

CLI

/ ip firewall filter
add chain=input protocol=tcp dst-port=8291 in-interface=WAN action=drop

Memblokir Website Berdasarkan IP

Misalnya:

8.8.8.8

CLI

/ip firewall filter
add chain=forward dst-address=8.8.8.8 action=drop


BAB 3. NAT (Network Address Translation)

NAT adalah teknik menerjemahkan alamat IP dari jaringan lokal ke jaringan publik atau sebaliknya.

Fungsi NAT

  • Menghubungkan jaringan LAN ke Internet.
  • Menghemat penggunaan IP Publik.
  • Menyembunyikan IP lokal.
  • Mempermudah pengelolaan jaringan.

Jenis NAT pada MikroTik

1. Source NAT (srcnat)

Mengubah alamat IP sumber.

Paling sering digunakan untuk akses Internet.

2. Destination NAT (dstnat)

Mengubah alamat tujuan.

Biasanya digunakan untuk:

  • Web Server
  • CCTV
  • Game Server
  • Remote Desktop

BAB 4. Masquerade

Masquerade merupakan bentuk Source NAT yang paling umum digunakan pada jaringan dengan IP publik dinamis (misalnya dari ISP).

Konfigurasi Masquerade

GUI

IP -> Firewall -> NAT -> +

Isi:

Chain : srcnat

Out Interface : ether1-WAN

Action : masquerade

CLI

/ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Cara Kerja Masquerade

Misal:

PC

192.168.10.10

Saat keluar internet berubah menjadi

36.xxx.xxx.xxx

Ketika balasan datang,

Router mengembalikan lagi menjadi

192.168.10.10

BAB 5. Destination NAT

Digunakan untuk mengakses server lokal dari Internet.

Contoh:

Server Web

192.168.10.5

IP Public

36.xxx.xxx.xxx

Port

80

Semua akses ke:

36.xxx.xxx.xxx:80

akan diarahkan ke

192.168.10.5

CLI

/ip firewall nat
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=dst-nat to-addresses=192.168.10.5 to-ports=80

BAB 6. Perbedaan Firewall dan NAT

Firewall FilterNAT
Mengontrol paket    Menerjemahkan alamat IP
Fokus pada keamanan    Fokus pada translasi alamat
Bisa Accept/Drop    Mengubah IP atau Port
Digunakan untuk filtering         Digunakan untuk koneksi internet dan port forwarding

BAB 7. Contoh Topologi

                 Internet
                     │
             IP Publik ISP
                     │
               ether1 (WAN)
              MikroTik Router
               ether2 (LAN)
                     │
              Switch / Hub
          ┌──────────┴──────────┐
      PC-1                  PC-2
192.168.10.2           192.168.10.3

BAB 8. Tips Keamanan Firewall MikroTik

  • Selalu izinkan koneksi established dan related sebelum rule lainnya.
  • Blokir akses administrasi (Winbox, SSH, WebFig) dari jaringan WAN jika tidak diperlukan.
  • Gunakan Address List untuk mengelompokkan IP yang dipercaya atau diblokir.
  • Susun rule dari yang paling spesifik ke yang lebih umum agar proses pemeriksaan lebih efisien.
  • Lakukan backup konfigurasi sebelum mengubah rule firewall.

Post a Comment

0 Comments